Kekurangan Vit B

BAB I

PENDAHULUAN


A.    LATAR BELAKANG
Dalam kehidupan manusia terdapat suatu kondisi yaitu rendahnya pendidikan atau pengetahuan tentang masalah gizi terutama pada gizi terutama pada masalah pemenuhan kebutuhan Vitamin B1 dan B2. kita sebagai seorang perawat profesional harus memberikan penjelasan, penyuluhan, dan pelayanan tentang pengetahuan status gizi khususnya Vitamin B1 dan B2. Dimana Vitamin B1 dan B2 tersebut merupakan salah satu kondisi yang mempengaruhi kualitas kesehatan anak.

B.     BATASAN MASALAH
Dalam menyusun makalah ini, penyusun membatasi masalah dalam penyakit kekurangan Vitamin B1 dan Vitamin B2.

C.     TUJUAN PENULISAN
Dalam penulisan makalah ini, penulis bertujuan :
1.      Untuk mengetahui pengertian Vitamin B1 dan B2.
2.      untuk mengetahui gejala-gejala yang timbul.
3.      Untuk mengetahui beberapa tindakan yang harus dilakukan dalam penyakit gizi anak.










BAB II

PEMBAHASAN

A.    KEKURANGAN VITAMIN B1
1.      Pengertian
Kekurangan Vitamin B1 adalah suau keadaan kurang gizi yang disebabkan rendahnya konsumsi Vitamin B1 dalam makanan sehari-hari sehingga tidak memenuhi angka kebutuhan gizi (AKG) dan merupakan penyebab utma penyakit beri-beri.
2.      Gejala Klinis dan Tanda
a.       Beri-beri Infantil umumnya ditentukan dalam keadaan akut. Gejala prodomalnya ringan saja atau tidak tampak sama sekali. Anak yang kelihatan sehat selama 1 atau 2 minggu tidak menunjukkan kenaikan berat badan, tampak kadang-kadang gelisah, menderita pilek atau diare. Kelainan-kelainan pada jantung datangnya sekonyong-konyong dengan takikardia dan dispne yang dapat mengakibatkan kematian mendadak.
b.      Kasus menahun sering ditemukan pada anak yang lebih besar (late infancy childhood). Penderita demikian umumnya lebih kecil dibandingkan anak sehat, gizinya kurang dan terdapat edema. Sering-sering gejala yang menarik adanya alfonia disebabkan oleh edema pita suara, perut membuncit oleh meteorismus.
3.      Penatalaksanaan
Pada umumnya kebutuhan Vitamin B1 dapat dipenuhi dari bahan-bahan makanan yang mengandung karbohidrat. Beberapa tindakan yang harus dilakukan :
1.      Atasi/cegah infeksi
2.      Kaji dan koreksi BB
3.      Koreksi gangguan keseimbangan elektrolit
4.      Bila terjadi diare berikan pemenuhan keseimbangan cairan.
5.      Koreksi tanda-tanda vital.

B.     KEKURANGAN VITAMIN B2
1.      Pengertian
Kekurangan Vitamin B2 adalah suatu keadaan kurang gizi yang disebabkan rendahnya konsumsi Vitamin B2 dalam makanan sehari-hari sehingga tidak memenuhi Angka Kebutuhan Gizi (AKG)
Vitamin B2 terdapat dimana-mana dalam alam. Daging, hati, ragi, keju, telur dan sayur mayur berupa daun merupakan sumber Vitamin B2 yang baik. Susu sapi mengandung lebih kurang 5 kali lebih banyak Vitamin B2 dibandingkan dengan ASI. Bagi mereka yang biasa minum susu banyak, kebutuhan Vitamin B2 dapat dipenuhi dengan 1 liter susu seharinya. Padi-padian pada umumnya tidak mengandung banyak Riboflavin. Riboflavin mudah diserap oleh saluran pencernaan dan berfungsi sebagai koenzim daripada enzim pernafasan penting flavoprotein.
Kekurangan Vitamin B2 biasanya aribo flavinosis merupakan penyakit penyerta pad penyakit kekurangan lain. Pada penderita KEP berat tidak pula ditemukan tanda-tanda kekurangan Vitamin B2 , seperti retak-retak pada sudut mulut, lidah yang merah jambu dan licin.
2.      Tanda dan Gejala
a.       Makanan sehari-hari tidak cukup mengandung Vitamin B2
b.      Penyerapan dan pengolahan makanan tidak normal, misalnya pada gastro-entritis, dekompensasi jantung, sirosis hati, nefritis, dsb.
c.       Keperluan Vitamin B2 meningkat, misalnya pada pertumbuhan yang cepat, wanita hamil atau yang sedang menyusui, penderita hipertirodisme, suhu tubuh yang tinggi.
3.      Penatalaksanaan.
Pada umumnya kebutuhan Vitamin B2 dapat dipenuhi dari bahan-bahan yang mengandung lemak dan protein. Beberapa tindakan yang harus dilakukan sebagai berikut :
1.      Koreksi kelebihan lemak.
2.      Pemberian makanan dengan bahan-bahan daging, hati, keju, dan lain-lain yang mengandung lemak.
3.      Koreksi gangguan keseimbangan elektrolit.
4.      Koreksi tanda-tanda vital.
5.      Atasi/cegah infeksi
6.      Koreksi BB.




























BAB III

PENUTUP

A.    KESIMPULAN
Penyakit gizi pada anak merupakan penyakit yang diakibatkan berbagai hal yaitu kurangnya Vitamin B1 dan B2 yang dapat menimbulkan kualitas SDM terpengaruhi. Banyak gejala-gejala dan tanda-tanda yang bisa menerangkan seorang anak terkena penyakit gizi anak atau tidak. Penyakit ini pasti ada dan terjadi pada kalangan keluarga-keluarga di desa maupun di kota karena kebanyakan ibu-ibu kurang mengerti tentang apa itu kekurangan Vitamin B1 dan B2, apa gejalanya, apa penyebabnya, dan apa pula pengaruhnya terhadap anak. Penyakit bisa terjadi karena ibu, anak itu sendiri, ataupun lingkungan.

B.     SARAN
Kita harus mengerti, tahu, dan memahami apa itu penyakit gizi anak yang berhubungan dengan kekurangan Vitamin B1 dan B2 serta pencegahannya. Sebab penyakit yang berhubungan dengan kekurangan Vitamin B1 dan B2 dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu kita harus menjaga agar anak kita tidak kekurangan Vitamin B1 dan B2.
Kekurangan Vit B Kekurangan Vit B Reviewed by bagus prio on 22.55 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.